 ASI merupakan sumber makanan terbaik untuk bayi karena mengandung berbagai nutrisi yang tidak terdapat pada formula bayi atau susu sapi. Diantara berbagai nutrisi yang terkandung dalam ASI adalah karotenoid, yang berfungsi untuk meningkatkan perlindungan infeksi pada bayi.
Di dalam tubuh manusia, karotenoid ditemukan pada berbagai jaringan dan cairan tubuh termasuk darah dan ASI. Beta karoten merupakan salah satu jenis karoten pada ASI, sekitar 25% dari total kandungan karotenoid berupa beta karoten. Jenis karotenoid lain yang ada di dalam ASI dan telah teridentifikasi adalah alpha karoten, gamma karotene, lycopene dan lutein.
Beberapa penelitian menunjukkan adanya kandungan karotenoid dalam ASI, meskipun pada ibu yang kekurangan gizi. Hal ini menunjukkan bahwa karotenoid merupakan nutrisi penting untuk bayi. Kolostrum umumnya kaya akan karotenoid.
Karotenoid alami (juga dikenal sebagai ekstrak karoten) secara alami memberikan pigmen warna pada berbagai tumbuhan termasuk buah-buahan dan sayuran.
Karotenoid berperan penting bagi kesehatan dan kelangsungan hidup manusia. Karotenoid diasosiasikan dengan respon imun yang lebih baik, perlindungan terhadap kanker dan juga berfungsi sebagai antioksidan.
Anak yang kekurangan gizi seringkali memiliki konsentrasi serum karotenoid lebih rendah dibandingkan dengan anak yang cukup gizi. Anak yang kekurangan gizi cenderung mengalami masalah kesehatan yang serius.
Sumber karotenoid alami antara lain: wortel, kentang, mangga, labu dan sayuran berdaun hijau.
Beta karoten dan beberapa karotenoid lainnya merupakan nutrisi penting yang akan diubah menjadi vitamin A. Beta karoten merupakan sumber yang sangat potensial dari vitamin A dan memiliki aktivitas vitamin A tertinggi dari semua karotenoid yang diketahui.
Vitamin A berperan penting dalam diferensiasi sel pada tubuh bayi. Vitamin A penting untuk pertumbuhan yang normal dan menjaga keberadaan sel sehat.
Vitamin A juga membantu meningkatkan fungsi penglihatan.
Disamping itu, Vitamin A juga berguna untuk melindungi sistem kekebalan tubuh anak dan meningkatkan ketahanan akan infeksi.
Karotenoid, beta karoten dan alpha karoten, secara umum dikenal untuk mengurangi radikal bebas. Radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan sel yang mungkin bersifat karsinogenik. Aktivitas antioksidan dari karotenoid adalah alasan dibalik efek anti kanker dan peningkatan sistem kekebalan tubuh.
Memastikan karotenoid alami terdapat dalam makanan adalah salah satu cara untuk meningkatkan dan memperbaiki kesehatan anak.
Karotenoid alami melindungi anak dari terjadinya infeksi, menjaga pertumbuhan yang normal dan meningkatkan ketajaman penglihatan.
Konsumsi Beta karoten tidak cukup untuk membantu pertumbuhan anak tan[a adanya karotenoid dalam nutrisi.
Minyak kelapa sawit, merupakan sumber yang kaya akan karotenoid alami dan merupakan bahan yang dapat diterima dengan baik untuk memperkaya nutrisi. Minyak kelapa sawit mengandung berbagai karotenoid, yaitu sekitar 60-65% beta-karoten, 30-35 % alpha-karoten dan 5-10% karotenoid esensial lainnya. |