 Menyiapkan ruang tidur bayi memerlukan perhatian khusus. Bayi membutuhkan peralatan khusus yang seaman mungkin.
Keranjang ayun, ayunan, atau ranjang bayi harus memenuhi petunjuk keamanan berikut ini:
 |
Ayunan bayi hanya sesuai sampai usia sekitar 1 bulan atau ketika berat badannya sekitar 4.6 kg (kira-kira 10 lb). |
 |
Penyangga ayunan harus kuat sehingga tidak mudah terbalik. Kaki-kakinya pun harus cukup lebar agar tidak gampang ambruk bila tersenggol orang. |
 |
Jika menggunakan ayunan lipat, pastikan kaki-kakinya terpasang tegak ketika ayunan digunakan. |
 |
Jarak antara jeruji-jeruji ranjang bayi jangan lebih dari 6 cm (kira-kira 2 3/8 in) untuk mencegah kepala bayi terperangkap disela-selanya. |
 |
Hindari menggunakan kepala ranjang (headboards) atau kaki ranjang (baseboards) yang terbuat dari papan berlubang-lubang karena kepala bayi bisa juga terjebak di situ. |
 |
Cabut tiang-tiang sudutnya karena dapat membuat pakaian tersangkut dan mencederai atau bahkan mencekik bayi. |
 |
Kasur harus persis dengan ukuran ranjang agar bayi tidak bisa terjepit diantara ranjang dan kasur. |
 |
Pada waktu anak masih bayi, gunakan bemper ranjang yang diikat dengan tali agar tidak lepas. Panjang tali-tali itu jangan lebih dari 15.25 cm (kira-kira 6 in) untuk menghindari kemungkinan tercekik. |
 |
Ketika bayi sudah bisa berdiri, pindahkan semua pagar, mainan, dan benda-benda lain yang bisa digunakan sebagai tangga untuk memanjat. | |